Written By Rudianto on Selasa, 18 Oktober 2011 | 08.13
Renung fikiran, ia menjadi kata-kata... renung kata-kata, ia menjadi perbuatan... renung perbuatan, ia menjadi amalan... renung amalan pula ia adalah sifat diri. Diriku, dirimu, diri kita, manusia. Manusia yang lemah tetapi terkadang sombong. Hina tetapi terkadang merasa mulia. Papa tetapi terkadang merasa kaya. Banyak diberi karunia tetapi terkadang kurang bersyukurnya DisakitkanNya kita sekejap, tapi cepat-cepat disembuhkan semula karena cintaNya... disusahkan sedikit agar insaf, namun segera disenangkan semula... itulah belaianNya. Dimarahkan juga kadangkala karena sayang, namun tidak lama karena kasihNya... Dipanggil-panggil kepadaNya, untuk meminta itu dan ini, Tuhan amat melayani hambaNya... Tapi si hamba sering tak peduli. *** Lidah seorang bijak itu di belakang hatinya, jika ia berkata ia kembali kepada hatinya, maka jika baik baginya ia berbicara, jika tidak baik ia diam
0 komentar:
Posting Komentar