
“Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi dan silih bergantinya
malam dan siang terdapat tanda-
tanda bagi orang-orang yang
berakal” (QS. 3:190)
Sahabat-sahabat, apapun yang ada
disekitar kita itu adalah lading kita
untuk menimba ilmu disana. Itulah
makna Ulul Albab, mereka yang
senantiasa menggali ilmu Alloh,
mengingat Alloh dalam berdirinya,
duduknya, berbaringnya. Sahabat-
sahabatku mari kita belajar alam di
sekitar kita. Sekarang kita akan belajar
pada pohon pisang
Pohon pisang yang sering kita lihat,
jika kita mau memperhatikan akan
banyak pelajaran terambil dari sana.
Coba shabat-sahabat perhatikan, jika
pohon pisang ditebang. Pohon pisang
akan menghasilkan tunas lagi. Jika
ditebang lagi akan menghasilkan
tunas lagi. Berkali-kali pohon pisang
ditebang,tidak habis-habisnya ia
memunculkan tunas baru. Tunas tidak
akan lelah berganti, berhenti tumbuh
hingga tunas terakhir tumbuh menjadi
pohon pisang dewasa menghasilkan
buah (berbuah). Setelah itu barulah
pisang mengakhiri hidupnya dengan
tidak tumbuh lagi.
Sahabat-sahabat sekalian apa yang
dapat kita ambil dari perjalanan
pisang ini. tergambar bahwasanya
mahluk Alloh yang bernama pisang ini
berjuang tak kenal henti untuk
menghadapi tantangan yang
menghadang, menghambat dirinya.
Terus, terus dan terus berjuang untuk
tetap hidup. Luar biasa!. Ia belum
akan mati sebelum menghasilkan
sesuatu yang bermakna dalam
hidupnya. Seperti ia tahu saja apa
yang dikatakan manusia. Aku berkarya
maka aku ada. Dan menjadikan
hidupnya yang sekali menjadi hidup
yang berarti.
Sahabat-sahabat sekalian, dari
pelajaran sederhana yang diberikan
Alloh melalui pisang ini harusnya
menjadikan kita tersadar bahwasanya
dalam hidup ini kita harus berusaha
tak kenal menyerah. Berusaha dalam
segala sesuatu. Apapun, apapun jika
dalam kategori baik. Karena segala
sesuatu jika kita niatkan untuk
beribadah kepada Alloh maka Insya
Alloh segala yang kita lakukan akan
menjadi pemberat amal kebaikan di
akhirat nanti.
Berjuang sekuat tenaga, berjuang tak
kenal menyerah untuk mencapai
kesuksesan. Sebenarnya itulah yang
diharapkan dari kita, mahluk luar
biasa kesayangan-Nya. Semoga kita
termasuk mendapatkan sifat Rakhim
nya Alloh (Maha penyayang nya
Alloh). Mahluk luar biasa, ya…..
mahluk luar biasa seperti saya tulis
pada artikel lain bahwasanya kita
adalah hasil kompetisi ratusan juta sel
sperma yang membuahi satu ovum.
Kita adalah terpilih dari ratusan juta
itu. Selengkapnya kita akan bahas
pada kesempatan lain.
Sudah siap untuk berjuang tak kenal
menyerah sahabat-sahabat. Yang
perlu diketahui sahabat-sahabat,
bahwa orang orang hebat, orang-
orang luar biasa pasti melakukan
perjuangan semacam ini. Mereka
bagai ingat pesan, “Kesuksesan
adalah melakukan sekali lebih banyak
dibandingkan dengan kegagalan.
Sekali saja, sekali saja!” Ingat bahwa
Alloh tidak akan pernah melupakan
usaha terkecil sekalipin yang pernah
kita lakukan. Akan terbalas dengan
cara yang adil apa yang telah kita
usahakan, walaupun sebesar biji sawi.
Berjuanglah sahabat-sahabat. Alloh
menyertai kita!.
0 komentar:
Posting Komentar