Alangkah
bedanya malam yang berbobot munajat cinta dan serpihan rindu kepada
Allah dengan malam yang tak berbobot apa apa...tiada doa tiada
pinta...tiada cinta yang mengalir deras di relung jiwa...alangkah
bedanya pagi yang diawali tasbih dan tahmid yang merapatkan jiwa ke
haribaan Ilahi...dengan pagi yang diganduli hati nan gundah memikirkan
rizki seakan Allah tak lagi memberi jaminan pasti ...alangkah beda siang
yang akan kita jalani dengan berburu rizki dengan cara yang halal dan
bersih dengan berburu harta haram ..syubhat yang membuat diri tak lagi
tenang... merasa selalu diburu dosa dan rasa bersalah yang terus
memanggang hati...alangkah beda mereka yang melewati lorong senja dengan
syukur atas limpahan nikmat Sang Mahakasih dengan manusia yang melewati
lorong senja dengan lilitan keluh kesah yang tiada henti...
0 komentar:
Posting Komentar